Matcha bukan lagi sekadar minuman hijau yang identik dengan upacara teh Jepang. Di 2026, matcha sudah menjelma menjadi kategori besar yang menjangkau café, retail, marketplace, sampai produk minuman serbuk premium. Permintaan globalnya terus naik. Grand View Research memperkirakan pasar matcha global mencapai sekitar USD 5,47 miliar pada 2026 dan terus tumbuh hingga 2033, sementara Research and Markets juga menempatkan 2026 sebagai tahun ketika nilai pasar matcha berada di kisaran USD 4,61 miliar dengan pertumbuhan yang masih kuat.
Yang menarik, popularitas matcha di 2026 tidak datang hanya dari satu bentuk. Pasar justru bergerak ke beberapa arah sekaligus: matcha latte yang semakin mainstream, iced matcha yang kuat di café dan sosial media, ceremonial grade matcha yang naik di segmen premium, serta matcha fungsional yang mulai masuk ke minuman wellness. Bahkan di beberapa pasar, minuman matcha dingin dilaporkan mampu mengungguli menu espresso tertentu, terutama di kalangan Gen Z yang mencari kombinasi energi, citra sehat, dan pengalaman minum yang lebih ringan.
Bagi pelaku usaha, ini adalah momentum penting. Ketika satu kategori berkembang ke banyak format, berarti ada ruang besar untuk membangun brand yang berbeda. Artikel ini akan membahas bentuk-bentuk matcha yang paling populer di 2026, alasan kenapa pasar menyukainya, dan bagaimana PT Sinergi Abadi Sentosa dapat membantu Anda menerjemahkan tren ini menjadi produk komersial yang siap bersaing.
Kalau harus menunjuk satu format yang paling populer di 2026, matcha latte berada di posisi sangat kuat. Bukan karena paling “asli”, tetapi karena paling mudah dipahami dan dinikmati oleh pasar luas. Matcha latte mempertemukan dua hal yang dicari konsumen modern: rasa yang lembut dan citra premium. Konsumen tidak harus menjadi penikmat teh tradisional untuk mulai menyukai matcha. Begitu matcha dipadukan dengan susu, teksturnya menjadi lebih halus, lebih creamy, dan jauh lebih ramah untuk pasar umum.
Laporan industri dan media perdagangan minuman menunjukkan bahwa matcha latte terus mendapat dorongan dari budaya café, kebiasaan konsumsi dingin, dan popularitas di kalangan konsumen muda. SCA mencatat specialty coffee berada pada level konsumsi tertinggi dalam 14 tahun terakhir dan kelompok usia 25–39 tahun menjadi penggerak utama kategori premium beverages, sementara analisis pasar lain menunjukkan matcha latte terus menonjol karena narasi “gentle energy” dan premium café feel.
Dari sisi bisnis, matcha latte juga sangat fleksibel. Produk ini bisa dijual sebagai:
Inilah yang membuatnya jadi pintu masuk paling aman untuk brand yang ingin bermain di kategori matcha.
Di atas matcha latte yang lebih mass friendly, ada ceremonial grade matcha yang terus mendapat perhatian lebih besar di 2026. Segmen ini tidak sebesar pasar latte, tetapi sangat kuat dalam membangun persepsi premium. Konsumen yang masuk ke kategori ini biasanya lebih sadar kualitas, lebih peduli asal bahan, dan lebih rela membayar lebih untuk pengalaman yang dianggap lebih autentik.
Yang membuat ceremonial grade menarik di 2026 justru bukan hanya kualitasnya, tetapi juga kelangkaannya. Permintaan global terhadap matcha melonjak tajam, sementara pasokan dari Jepang menghadapi tekanan. Laporan Reuters pada Juli 2025 menyebut harga tencha melonjak tajam setelah hasil panen terganggu oleh cuaca panas, dan Reuters juga menyoroti bahwa petani membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mematangkan lahan baru. Di saat yang sama, laporan Time dan Financial Times menggambarkan matcha sebagai kategori yang mengalami kelangkaan akibat lonjakan permintaan global dan keterbatasan kapasitas produksi.
Bagi brand, kondisi ini berarti dua hal. Pertama, matcha premium punya daya tarik tinggi. Kedua, strategi sourcing dan positioning menjadi makin penting. Anda tidak harus selalu masuk ke ceremonial grade murni, tetapi memahami logika pasar premium akan sangat membantu saat merancang produk dengan citra lebih tinggi.
Kalau matcha latte adalah bentuk paling aman, maka iced matcha adalah bentuk paling visual. Di 2026, minuman dingin masih memegang peran besar di pasar minuman modern. Innovamarket Insights menyoroti bahwa konsumen muda bergerak kuat ke arah ready-to-drink iced tea dan iced coffee, serta terbuka pada produk yang menggabungkan fungsi, kenyamanan, dan indulgence. Matcha jelas mendapat manfaat dari arah ini karena tampilannya kuat dan bisa diposisikan sebagai minuman dingin yang lebih “clean” dibanding minuman manis berat.
Banyak brand café dan chain beverage juga mendorong kategori ini lewat seasonal drops, limited menu, dan tampilan visual yang “social-media friendly”. Perfect Daily Grind mencatat bahwa di beberapa pasar, minuman matcha dingin bahkan mengungguli espresso dalam performa tertentu, terutama di kalangan Gen Z yang menyukai kombinasi warna, citra wellness, dan sensasi kafein yang berbeda.
Dari sudut bisnis, iced matcha sangat menarik karena:
Produk ini sangat kuat jika dibawa ke format serbuk, karena konsumen cukup menyeduh, menambahkan susu atau es, dan pengalaman café bisa dibawa ke rumah.
Di balik semua variasi populer tadi, inti bisnisnya tetap berada pada matcha powder. Inilah basis dari hampir semua ekspansi produk matcha di 2026. Tanpa format powder yang tepat, brand akan sulit bergerak cepat ke berbagai lini.
Kelebihan matcha powder untuk bisnis sangat jelas:
Dalam konteks brand, matcha powder juga memudahkan diferensiasi. Satu basis produk bisa dikembangkan menjadi:
Inilah yang membuat matcha powder sangat penting secara strategis. Anda tidak sedang menjual satu minuman, tetapi membuka jalan ke satu kategori yang bisa berkembang ke banyak arah.
Daya tarik matcha tidak hanya datang dari warna dan visual. Manfaat matcha juga menjadi salah satu alasan utamanya. Grand View Research secara eksplisit menyoroti bahwa pertumbuhan pasar matcha didorong oleh meningkatnya health consciousness dan awareness terhadap manfaat produk ini, terutama karena konsumen semakin mencari pilihan yang dianggap lebih selaras dengan gaya hidup sehat.
Di level komunikasi pasar, matcha sering dikaitkan dengan:
Walaupun brand tetap perlu berhati-hati dalam membuat klaim, kenyataannya konsumen modern memang melihat matcha sebagai produk yang berada di antara indulgence dan wellness. Dan itu adalah posisi yang sangat kuat secara komersial.
Salah satu bentuk matcha yang paling menarik di 2026 adalah matcha fungsional. Ini adalah wilayah ketika matcha tidak hanya dijual sebagai teh premium, tetapi juga sebagai bagian dari kategori wellness drink. DPO International mencatat bahwa matcha bergerak masuk ke RTD dan functional beverage space karena konsumen menjauh dari soda dan energy drink yang terasa terlalu berat, dan lebih mencari clean-label drinks dengan added benefits. Sementara pasar functional drinks sendiri diperkirakan terus tumbuh kuat hingga 2033.
Untuk brand, ini membuka ruang besar. Matcha bisa dipadukan dengan banyak konsep:
Ini bukan berarti semua brand harus masuk ke kategori fungsional sekaligus. Namun, jelas bahwa matcha sekarang lebih dari sekadar rasa. Ia sudah menjadi carrier yang kuat untuk berbagai positioning.
Baca Juga : 5 Jenis Matcha Terpopuler
Matcha untuk cafe masih sangat relevan di 2026 karena ia memenuhi dua kebutuhan utama operator F&B: premium perception dan menu flexibility. Bagi café, menu matcha:
Selain itu, matcha punya nilai simbolik yang lebih tinggi dibanding banyak rasa lain. Menu matcha memberi kesan bahwa café mengikuti tren, memahami selera konsumen muda, dan mampu menghadirkan produk yang lebih “berkelas”.
Bagi café yang tidak ingin repot sourcing terlalu banyak bahan, format powder juga memberi efisiensi besar. Ini yang membuat produk matcha serbuk sangat menarik untuk HORECA.
Melihat semua arah tadi, bisnis matcha di 2026 masih sangat menjanjikan. Pasarnya tumbuh, permintaan global masih kuat, dan justru karena suplai premium mengalami tekanan, brand yang mampu memosisikan produknya dengan cerdas akan punya ruang lebih besar.
Japanese Tea Report mencatat ekspor teh Jepang dari Januari–Oktober 2025 menembus 10.084 ton dan melampaui angka 10.000 ton untuk pertama kalinya dalam 71 tahun, naik 44% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan betapa besar arus permintaan internasional.
Bagi bisnis, kondisi seperti ini artinya satu hal: matcha bukan tren lewat. Ia sudah menjadi kategori yang lebih mapan. Yang membedakan pemenang dan yang tenggelam adalah cara membaca pasar, cara membangun produk, dan cara mengeksekusi brand.
Jika Anda ingin masuk ke kategori ini tanpa membangun pabrik sendiri, maka maklon matcha powder adalah jalur paling logis. Dengan model maklon, Anda dapat fokus pada:
Sementara pengembangan formula, uji rasa, produksi, dan pengemasan dibantu oleh mitra yang tepat. Ini sangat cocok untuk:
Di sinilah PT Sinergi Abadi Sentosa menjadi relevan, karena bisa membantu Anda menerjemahkan tren matcha menjadi produk yang siap dijual dan relevan dengan pasar Indonesia.
PT Sinergi Abadi Sentosa dapat membantu Anda membangun produk matcha dalam berbagai arah:
Nilai terbesarnya bukan hanya di produksi, tetapi pada kemampuan menerjemahkan tren menjadi produk yang marketable. Anda tidak hanya “membuat matcha”, tetapi membangun brand yang punya tempat di pasar.
Ini dia matcha paling populer di 2026: matcha latte yang mass friendly, ceremonial grade yang premium, iced matcha yang visual dan viral, serta matcha fungsional yang mulai masuk ke wilayah wellness. Pasarnya tumbuh, peminatnya makin luas, dan kategori ini masih sangat terbuka untuk brand baru yang punya positioning jelas. Permintaan global yang tinggi, ekspor Jepang yang melonjak, dan pertumbuhan pasar matcha memperlihatkan bahwa matcha bukan lagi niche semata, tetapi sudah menjadi bagian dari arus utama industri minuman modern.
Bagi Anda yang ingin membangun brand matcha sendiri, momentum 2026 masih sangat bagus. Bersama PT Sinergi Abadi Sentosa, Anda bisa mengubah ide produk matcha menjadi brand yang siap masuk ke retail, marketplace, café, dan pasar premium secara lebih efisien dan terarah.